Ini mungkin
tulisan kesekian saya sebelum semuanya berubah menjadi sebuah novel yaa novel
hahaa
Novel dari
perjalanan buah pemikiran saya tentang kehidupan disekeliling saya, bukan hanya
tentang saya, dia atau mereka . tapi ini tentang kita.. kita yang memiliki
banyak mengalamami pahit manisnya hidup yang tanpa kita sadari sampai saat ini
kita masih tetap berdiri menunggu pagi, awan dengan sedikit embun dan langit
biru di selipi burung gereja mungkin.
Ternyata pengalaman
tidak hanya berasal dari seberapa lama kita berada di dunia ini, secara
quantitas mungkin kita lebih lama dibanding anak smp, tetapi dari segi pahitnya
hidup siapa yang tau? Mungkin anak umur 7 tahun bisa lebih menghargai hidup
dibanding kita yang berumur 21 tahun.
Perbincangan
singkat antara adik dan kakak.. antara saya dan anak yang sedang dalam proses
remaja..
Niiii aku
males masuk sekolah deh
Aku : loh
kenapa?
Habis si
rizki suka sama temenku sih, kan aku yg suka sama dia
Sejenak aku
ingin menahan tawa tetapi sedikit bersimpatik juga, adikku yang cantik kamu itu
masih muda loh, umur kamu aja blm sampai 15 tahun masa sudah ga semangat gitu..
ok putus cinta boleh yang bahaya kalau sudah putus asa -___-
See ternyata
cinta begitu berpengaruh sekali ya, adik saya yang masih sangat menggebu2
bersekolah bisa menjadi ciut hanya karena lawan jenis.
Sayang cinta itu memang abstrak, benar sekali ungkapan Landon di film walk to remember “I'll always miss her. But our love is like the wind...I can't see it, but I can feel it."
Kita ga bisa
menggambarkan betapa bahagianya kita atau sebaliknya betapa sedihnya kita
tentang peraaan kita alami sekarang yang bisa kita lakukan adalah
merasakannya..
Jika kita
mampu bertanya kepada tuhan kenapa harus ada cinta jika patah hati selalu
berada diantaranya?
Hai reader tuhan
menciptakan adam dan hawa itu juga karena cinta, adam dan hawa akhirnya bertemu
juga karena cinta jadi tak mungkin di dunia ini kita tak menggunakan cinta…
Tetapi cinta
yang seperti apa?
Cinta yang
kau anggap tulus? Bagaimana bisa kau dapatkan cinta yang tulus jika kau saja
masih memilih2 untuk mencintai seseorang..
Masih memiliki
syarat2 khusus siapa yang layak kau cintai..
Sayang jika
kau berharap mendapatkan dia dengan cara yg penuh kelembutan dengan cinta yg
tak ambigu, maka mulailah kau untuk mencintai selayaknya tanpa syarat dan tanpa
sebuah kepalsuan..
syudah malam
syudah malam
selamat malam adikku yang cantik,
I hope everything gonna be ok yaa J