playlist

Thursday, November 29, 2012

Sampai Bertemu di Kota Lisse


Utara aku butuh waktu kamu untuk mendengarkan ceritaku, bisa kah?
Utara, pernah kah kamu merasa sedikit berbeda?
Disaat kamu menjadi seorang pemimpi didunia yg nyata, disaat kamu merasa ingin membentuk duniamu sendiri? Dunia yang hanya kamu dan imajinasi kamu yang hidup damai didalamnya, emmm  dunia yang tertata apik sesuai dengan kemauanmu, ya kamu yang menjadi raja didunia kamu.
Utara saat ini kakiku terasa lemah otot-otot dikakiku terasa membeku, bukan udara atau salju yang membuatku lemah tetapi keinginanku yg tak berbalas yang membuatku semakin tak berdaya, tak berdaya akan  peliknya mimpi-mimpiku..
Diluar sana banyak sekali orang yang mentertawakan mimpi kita, emm bukan kita tapi mimpiku.. bahkan beberapa dari mereka dengan jelas menutup mata akan kehadiran mimpiku, aku rindu saat kamu bilang “Lisse itu kota kita, kamu ga mau kan aku tinggal sendirian di tempat ini? Sudah jangan nangis, kita makan Donald  yuk” ini kalimat yang selalu menjadi penyemangatku disaat aku lelah berjalan menuju Lisse sendirian, yaa tidak sendiri tetapi berjalan bersama ribuan memory tentang kamu yang masih tersusun rapih di kepalaku..
Mungkin sekarang aku hanya butuh penyemangat, penyemangat dikala angin malam sudah masuk dibalik pori2 kulitku dan kamu dengan setia mendekap setiap jengkalan tubuhku agar aku merasa hangat, nyaman, nyenyak dan mampu berjalan menuju kota lisse  itu esok hari
Selamat malam utara sampai bertemu dikota Lisse 

Sunday, November 4, 2012

Tentang Mimpi Kita

Hallo Utara. .
Aku baik-baik saja, apakah kau merasakan hal yang sama dengan ku saat ini?
Aku harap begitu kalaupun tidak semoga keberuntungan selalu berpihak padamu, aku selalu berdoa agar setiap langkahmu selalu ada aku dibalik bayang-bayang kehidupanmu. . .
Konyol kah doaku? Tapi ini yang aku mau, aku hanya ingin dianggap penting bagimu, itu saja. .
Apa? Kau bilang aku berlebihan? Ini semua salahmu utara, kau biarkan aku jatuh terlalu dalam akan lembutnya cinta dan kasih sayang darimu, kau biarkan aku melambung tinggi dengan mimipi-mimpi indah tentang kita.. dan sekarang kau mau hempaskan aku begitu saja?
Tidakkah kau menyadari bahwa keegoisan ku untuk memilikimu adalah buah dari semua perlakuan baikmu yang kau berikan kepadaku selama ini?
Pikirkan 2 kali jika kau ingin meninggalkan aku sendiri disini, tidakkah kau ingat akan mimpi kita ber2?
Aku ingatkan kembali, kita pernah bermimipi untuk pergi ke kota Lisse bersama, menikmati wangi bunga  tulip dipagi hari, dan duduk menyerutup kopi hangat sembari mengantar anak-anak kita pergi kesekolah? Tidak kah  indah mimpi kita ber2 saat itu?
Sekarang kau biarkan aku merangkak menuju kota Lisse itu sendirian utara? tanpa kau tanpa seorang pelindung yang mampu membantuku berdiri disaat aku merasa kaki-kakiku yang jenjang ini melemah karena terpaan angin dimusim semi. . .
Kau tega utara, ini yang kau bilang cinta? Ini yang kau bilang mimpi kita ber2? Apa artinya mimpi kita ber2, jika aku harus mengusap asa ini sendiri tanpa kau disampingku…
Maaf saat ini emosiku lepas jauh dari kendali, aku hanya merasa tak mampu untuk mencapai mimpi kita dengan kakiku sendiri, aku butuh kau, butuh tempat berbagi, tempat menaruh setidaknya air mata disaat kata menyerah adalah jawaban dari mimpi kita…
Tapi jika kau tetap ingin meninggalkan aku disini sendiri, baiklah aku yang akan meneruskan mimpi kita walau aku tak tau apa yang akan terjadi nantinya
Semoga kau baik- baik saja utara disana. . .