playlist

Saturday, October 20, 2012

Hai Utara


Hai kutub utara apa kabarmu?
Lama kita tidak saling bertegur sapa, emmm lama bagiku karena setiap detik yang aku lalui tanpa kamu adalah sebuah penyiksaan yang tak berujung…
Ya tidak kah kau bertanya apa kabarku? Kabarku tidak lebih baik sesaat kamu hilang dibalik susunan gunung es yang mengelilingimu..
Utara, kamu tau apa yg aku lakukan sekarang? Disela-sela keraguanku untuk merindukanmu, aku membuka kembali susunan kertas yg sering kamu berikan kepadaku, omg cara ini ternyata salah, ini membuatku makin bersalah karena makin merindukan saat-saat kebersamaan kita.. yaa aku dan kamu menjadi satu yaitu kita… ini adalah harapanku tapi entah mengapa kamu dan aku tak pernah sejalan dengan kata KITA antara kamu dan aku….
Kertas kertas kecil itu menjadi penghibur disaat keegoisanku untuk merindukanmu teramat saat besar sampai mengalahkan logika berfikir ku..
Sejujurnya, tak pantas aku lakukan tapi siapa yg bisa menyalahkan perasaan ini?
Kamu di utara dan aku di selatan kita bagai 1 koin yang saling bertolak belakang. Kita memang bersama tapi bukan untuk berdampingkan, lebih tepatnya kita saling membelakangi  lalu jika hal ini sudah kita sadari dari dulu, kenapa kamu menguatkan aku bahwa kita mampu bersama?
Kamu memang mengajariku banyak hal…
Tentang bagaimana bertahan… bertahan
Tentang bagaimana bersabar …. Bersabar akan tingkah kekanak-kanakan mu yang sedikit abnormal
Tentang bagaimana tersenyum.. Tersenyum untuk setiap celotehan orang lain tentang kita
Tapi kamu lupa mengajarkan aku tentang siap.. . Siap untuk setiap detik jika kamu pergi meninggalkan aku dibalik warna lembut samudra hindia..
Utara…  jangan tersenyum jika kamu melihat tulisan ini, ini hanya lamunan dari luapan keegoisanku tentang perasaan rindu.. yaa rindu
20 oktober 2012 J