playlist

Friday, February 1, 2013

Setiap orang memiliki hak yg sama untuk sukses walau dengan cara terjatuh yg berbeda


Hai February, apa kabarmu? Maaf aku lama meningalkan jejak diblog ini. Rasanya begitu asing ketika aku harus membuka kembali blog ini dengan barisan password yang sedikit lupa. Ya sudah lupakanlah, aku tak ingin mempermasalahkan bagaimana barisan password yang sedikit terlupakan itu merusak moodku. Aku hanya ingin sedikit bercerita, di hari ini, pagi yang terlalu dini untuk aku ucapkan selamat pagi dan terlambat untuk aku ucapkan selamat malam aku hanya ingin menceritakan sedikit saja apa yang aku rasakan. 2012 sudah berlalu aku masih mengingat bagaiman beratnya tahun itu aku lalui. Ditahun itu aku harus kehilangan 3orang yang begitu dekat denganku, mungkin saat kita masih bersama rasa sayang itu jarang sekali aku ungkapkan tetapi setelah kepergian mereka aku baru menyadari bahwa aku sangat-sangat merindukan mereka. Uti, mbahkung dan mbahnti mereka adalah orang yang sangat-sangat aku rindukan saat ini. Mereka pergi ditahun disama, ya di 2012 itu terkhir kalinya aku melihat mereka, kerutan diwajah mereka tak bisa menghapus semua perasaan sayang dan cinta antara cucu dan kakek neneknya.
Andai kalian masih ada, pasti ada orang yang menelpon mengucapkan selamat ulangtahun, mbahkung mau tau ga? Sebentar lagi aku jadi sarjana loh, aku bisa jadi guru. Tetapi aku sedikit ragu, ragu akan langkahku. Entah mengapa seakan terasa sesak ketika aku menghitung bulan-bulan yang akan datang setelah februari ini. Aku semakin takut menghadapi semua ini sendiri kung, semakin aku bayangkan serasa aku berada didalam sebuah goa, begitu gelap aku tak mampu bernafas, oksigen yang begitu sedikit aku tak tau harus melangkah kearah mana, karena semua tak terlihat. Aku hanya mampu berdiri sembari meraba terkadang aku harus merangkak hanya untuk membuat diriku aman. Aku memang punya mimpi yang sangat besar dan tak jarang banyak orang yang selalu melemahkan mimpi-mimpiku. Wajarlah siapa diriku ini? pantas mereka menganggapku lemah, aku memang tak bermodal kepintaran tetapi aku yakin Tuhan selalu member hak yang sama akan setiap umatnya. Bahwa 
setiap orang memiliki hak yang sama untuk berhasil walau dengan cara jatuh yang berbeda. Itu adalah sebuah bayaran yang harus aku terima. 
Aku percaya Tuhan tidak pernah membiarkan aku kehilangan arah, dia selalu memberi penerangan disaat aku benar-benar butuh itu.
Tuhan yang maha bijaksana, aku memang ragu akan hidupku tetapi aku tau kau selalu mempercayaiku untuk terus melanjutkan semua mimpi-mimpi indah masa kecilku ini. Berikan aku kekuatan disaat aku melemahkan diriku sendiri, berikan tanganmu melalui kedua orangtua, kalaupun aku harus terjatuh pastikan aku untuk mampu berdiri dan terus berjalan menuju semua mimpiku itu.  Ya Rabb ikhlaskan aku dalam beberapa bulan kedepan ini, aku yakin setelah ini semua pintu masa depanku terbuka. Mungkin yang aku butuhkan sekarang hanyalah kunci untuk membuka pintu itu.

No comments:

Post a Comment